YURISTGAMEINIGAMEID101

Hanya Ada di Pulau Alor-NTT


Ikan Dugong Atau yang biasa kita kenal dengan nama ikan Duyung dan sudah dari turun temurun kita pahami bahwa ikan ini adalah ikan yang berbentuk setengan manusai dan setengah ikan, pemahaman ini kita tanam dalam benak karena cerita mistis dibaliknya yang sejak dahulu tahu dan higga sekarang ini banyak diantara kita yang mesih percaya cerita tersebut..

Habitat untuk Dugong meliputi daerah pesisir, dangkal sampai sedang dalam, perairan hangat (minimum 15-17 ° C dengan termoregulasi perilaku), padang lamun yang mendukung spesies lamun tropis dan tropis, terutama spesies serat rendah. Dugong menunjukkan variabilitas yang besar dalam pola pergerakan dan migrasi, tergantung pada wilayah dan pengaruh suhu musiman atau curah hujan pada ekosistem.

namun dari literatur yang banyak beredar di Internet atau yang sekarang kita kenal dengan Mbah Google sebenarnya bisa kita pahami bahwa ikan Duyung ini sebenarnya ikan jenis mamalia laut dan merupakan kerabat evolusi dari Gajah dan mampu mencapai usia 22 sampai 25 tahun.
Duyung menjadi hewan buruan selama beribu-ribu tahun karena daging dan minyaknya. Kawasan penyebaran dugong semakin berkurangan, dan populasinya semakin menghampiri kepunahan. IUCN mengklasifikasikan dugong sebagai spesies hewan yang terancam, manakala CITES melarang atau mengharamkan perdagangan barang-barang produksi yang dihasilkan dari hewan ini. Walau pun spesies ini dilindungi di beberapa negara, penyebab utama penurunan populasinya di antaranya ialah karena pembukaan lahan baru, perburuan, kehilangan habitat serta kematian yang secara tidak langsung disebabkan oleh aktivitas nelayan dalam menangkap ikan. Duyung bisa mencapai usia hingga 70 tahun atau lebih, serta dengan angka kelahiran yang rendah yang mengancam menurunnya populasi duyung.Duyung juga terancam punah akibat badai, parasit, serta hewan pemangsa seperti ikan hiu, paus pembunuh dan buaya.

Dugong dilindungi dalam tiga cakupan konvensi konservasi internasional:
1. Konvensi tentang Keanekaragaman Hayati (CBD)
2. Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Langka Fauna dan Flora Liar (CITES)
3. Konvensi tentang Spesies Migrat Spesies Hewan Liar (juga dikenal sebagai CMS atau Konvensi Bonn). 

Dari sedikit penjelasan di atas sebenarnya disini saya ini menunjuan sebuah pemandangan yang tidak biasa dan sesuai penjelasan diatas menurut makna sebenarnya ikan duyung yang kita kenal atau Dugong itu, wajibnya dilestarikan dan dijadikan sebuah pemandangan yang menawan karena diambila dari berbagai kegiata perburuan yang dilakukan untuk memusnakan hewan tersebut..

Semoga dari video ini kita bisa sama-sama melestarikan keindahan alam untuk kelestarian makluk hidup yang sudah mendekati kepunahan ini..



๐Ÿ˜ ๐Ÿ˜ ๐Ÿ˜ ๐Ÿ˜ ๐Ÿ˜


About Author

Related Post