YURISTGAMEINIGAMEID101

Pelantikan Badan Pengurus PMNK STAKN Kupang MB. 2019-2020.





Mahasiswa adalah Agen Perubahan (Beri Ruang Kebebasan Berpikir dan Berpendapat pada Mereka)

Mengamati situasi dan kondisi bangsa indonesia yang mengalami krisis moral yang sangat ironis mulai dari tatanan masyarakat paling bawah hingga ke tatanan penyelenggara negara membuat bangsa ini menjadi skeptis dan beranggapan bahwa harapan bangsa kita menciptakan masyarakat adil dan makmur hanya menjadi utopis.

Amanat Undang Undang dasar yang seharusnya seluruh masyarakat indonesia khususnya “kaum marginal” dilindungi oleh negara malah jauh dari realitas malah menjadikan masyarakat kecil tertindas dan terpinggirkan.

Realitas yang ada ini, perlu dihidupkan kembali peran kaum intelejensia yang sadar dan ingin merubah kondisi bangsa kita yang sungguh ironi ini yaitu MAHASISWA. 

Mahasiswa sebagai kaum intelektual memiliki peran penting dalam perubahan bangsa.
Sejarah mencatat bahwa mahasiswa adalah kekuatan sebuah perubahan sosial yang didasarkan pada semangat Cinta Tanah Air dan Bangsa.

Gerakan sosial dapat dikatakan sebagai kekuatan utama dalam perubahan, mahasiswa sebagai kaum inteleketual yang seharusnya memainkan peranan dalam hal tersebut tersebut. Gerakan sosial merupakan upaya kolektif untuk mengubah tatanan sosial ke arah yang lebih baik.

Hendrik Dikson Sirait memberikan penjelasan mengenai gerakan mahasiswa dan pemuda. Pertama, peran sosial adalah suatu upaya dari para aktivis mahasiswa untuk melakukan empowering civil society yang terlihat dari kerja-kerja supervisi terhadap persoalan bangsa yang intinya memberikan kesadaran akan haknya sebagai warga negara. Kedua, peranan politik moral, peran ini merupakan nilai yang inhern di dalam diri para mahasiswa yang kritis memiliki kepedulian dan ketegasan harus senantiasa menjadi jiwa setiap pemuda terlebih mahasiswa.

Agar mahasiswa senantiasa memiliki pemahaman dan kesadaran akan peranannya sebagai agen perubahan sosial dan peningkatan wawasan perlu adanya suatu gerakan intelektual yakni dengan melakukan kajian ilmiah dan diskusi, dengan adanya gerakan intelektual tersebut membuat stimulus kepada mahasiswa untuk terus mencari dan memperkuat pemahamannya. Gerakan intelektual ini haruslah dibina dengan baik sehingga akan memberikan pemahaman dan motivasi yang terus menerus.
Sudah saatnya mahasiswa kembali mencetak sejarah untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara dari pada kepentingannya sendiri.
Untuk itu Organisasi Kemahasiswaan harus diberi kebebasan dalam rel organisasi yang ditetapkan. Tanpa harus diintervensi untuk membela atau mendukung kepentingan orang-orang tertentu.

Selamat Belajar dan Berproses buat 
Badan Pengurus PMNK STAKN Kupang MB. 2019/2020.
Belajarlah di atas dasar Takut akan TUHAN dan Berproseslah di dalam Kerendahan Hati.
Salam Tara Miti Tomi Nuku





About Author

Related Post