YURISTGAMEINIGAMEID101

Merelakan.!!

 

Lentik jemari merajut asa untuk kisah cinta yang kau sebut indah namun dipenuhi gundah.

Di balik setiap tatap mata penuh pesona, kau tak tahu ada sinar ganjil yang selalu merubah mesra menjadi patah.

Bimbang, memilih untuk berdiam atau berkata, nyatanya kau telah ditikam dengan begitu keji oleh belati yang disebut cinta.

Kenyataan, cinta datang tidak pernah memilih. Cinta datang tidak juga dengan permisi. Ia juga tidak hadir untuk selamanya dimiliki.

Di balik netra tajam yang menatapmu dalam, tersimpan sejuta rindu untuk sebuah cinta yang disebut lalu. Perihal kepakan sayap yang pernah membubung menyentuh angkasa, jatuh terkulai tak berdaya karena nyata meminta untuk menjadi patuh.

Sakit, ada luka berdarah yang bernanah, menanggung segala irisan derita yang dihadirkan lewat untaian sajak-sajak patah.

Kau sadar, di balik setiap senyum yang dia tampakkan, masih ada segenggam rasa yang tumbuh rimbun di ulu hati terdalam. Perihal cinta yang pernah ia agungkan dengan begitu terlalu, sepotong nama yang selalu ia selipkan dalam doanya yang senyap.

Kau akan bertanya mengapa dan ia hanya akan tersenyum tipis. Menanggapi tanyamu dengan menggeleng. Namun darahmu berdesir aneh, kau tahu ia tidak memiliki sedikitpun cinta untukmu yang begitu memujanya.

Kacau, akhir dari sebuah cerita yang dulu begitu dilangitkan, runtuh bersama jutaan kenyataan yang rapuh karena ego.

Sadarilah

Kau tidak perlu mengharapkan hatinya untukmu. Kenyataan kau hanya menjadi persinggahan sepi saat ia tidak lagi bisa pulang ke rumahnya yang sungguh.

Maka kukatakan berhentilah. Ajaklah hatimu yang letih untuk beristirahat menata pahit. Kau patut menyayangi dirimu dengan lebih agar mampu mengikhlaskannya pergi. Untuk apa menahan hati seseorang yang tidak pernah ada dirimu di dalamnya?

Berlalulah. Carilah bahagiamu dengan cara yang indah. Biarkan ia kembali pada cinta yang dipanggilnya rumah.

Mungkin di awal akan terasa sangat letih dan payah, namun percayalah hatimu akan kembali sembuh dan utuh. Kemudian kau akan menyadari, kau telah melepas sebuah beban dari hatimu yang memesona.

About Author

Related Post