YURISTGAMEINIGAMEID101

Will you marry me?

 


Malam begitu sunyi. Dita duduk sendirian di pinggir kolam renang  ditemani  sinar sang rembulan  dan juga secangkir susu cokelat.

“ah ,andaikan saat ini dia ada disini. Mungkin aku tak akan kesepian seperti ini.” bisik Dita dalam hati.

“Kamu  ngapain duduk sendirian disitu ? awas kesambet loh.” Terdengar suara seorang  lelaki yang datang dari belakang. Lamunan dita seketika itu lansung buyar saat mendengar suara lelaki tersebut,lalu memalingkan pandangannya untuk melihat siapa  yang menyapanya.suara itu tidak asing baginya.

“Romy? Kenapa kamu bisa di sini? Bukankah malam ini kamu harus ke bali?”

“Aku ngga jadi ke bali.”

“Loh kok gitu?”

“Ia soalnya masih banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan disini. Sekalian nemenin kamu biar ngga kesepian kayak tadi. “ Jawab Romy sambil mencubit manja pipi dita.

“Ah kamu bisa aja deh.” wajah Dita mulai memerah saat mendengar jawaban Romy.

Romy adalah pacar Dita. Mereka sudah berpacaran sejak mereka duduk di bangku SMA. Mereka jarang bertemu karna keduanya memiliki kesibukan masing-masing.

“BTW, tadi kamu gimana masuknya? Kan pintu depan aku tutup?”

“Ia. Pintunya di tutup tapi ngga di kunci.”

“Oh gitu ya.”

Malam berikutnya seperti biasa Dita duduk di pinggir kolam renang sambil memainkan ponselnya. Kolam renang adalah tempat favoritnya untuk mencari ketenangan. Tiba-tiba ponsel yang di genggamnya berbunyi. Ternyata ada yang menelponya

“Hallo,selamat malam. Apa betul ini dengan ibu Dita Puspita?”

“Ya . saya sendiri.”

“Apakah ibu mengenal pak Romy Susanto?”

“Ia pak saya kenal dengan pak romy. dia pacar saya .”

“Begini bu kami dari kepolisian ingin memberitahukan bahwa pak Romy Susanto mengalami kecelakaan saat mau ke bandara, dan sekarang korban masih bersama kami di TKP . kami harap ibu segera datang ke TKP untuk melihat kondisi pak Romy. TKPnya berada di jalan Jambu.”

Seketika badan Dita lemas tak berdaya dan tidak bisa berkata-kata . ia berlari kekamar untuk mengambil kunci mobilnya dan melaju dengan kencang menuju tempat yang di beri tahu oleh pihak kepolisian.

Ketika sampai di sana dita melihat banyak orang berkerumun disitu juga ada beberapa orang polisi. Dita lalu berlari kearah kerumunan untuk melihat apa yang terjadi .betapa terkejutnya Dita melihat pacarnya terkapar di jalanan. Dita menangis sebisanya dan memeluk tubuh Romy.

Romy yang masih setengah sadar memegang tangan Dita dan berbicara dengan suara yang lemah.

“Dita,apakah kamu menyayangiku?”

“Ya ,Rom. Aku sangat menyayangimu.”

“Mendengar jawaban Dita, Romy mengambil sesuatu dari dalam saku jasnya .”

“Dita,”

“Ya , Rom.”

Lalu Romy bangkit berdiri dengan gagahnya seperti tidak terjadi apa-apa pada dirinya.

“Rom, jangan berdiri dulu. Kamu masih sakit .”

Romi tersenyum lalu menyuruh dita untuk berdiri. Romy lalu berlutut sambil menyodorkan sebuah cincin untuk Dita.

Dita kebingungan saat melihat apa yang di lakukan Romy.

“Dit,”  panggil Romy dengan suara yang lembut.

“Ya, rom.”

“Will you marry me?”

Dita terkejut dan matanya mulai berkaca-kaca.

Tanpa menunggu lama-lama akhirnya dita menjawab pertanyaan singkat namun membahagiakan dari romy.

“Ya. Aku mau rom, aku mau.”

Semua orang yang ada di tempat itu bertepuk tangan seakan mereka juga merasakan kebahagiaan yang di rasakan oleh Dita dan Romy.

Dita lalu menyuruh semuanya diam.

“Jadi,ini semua settingan? “ Tanyanya.

“Ia gadisku yang cantik.” Jawab romy disertai senyuman tipis.

 

Kupang,28 agustus 2020

(MARSELA JANUARITA BAAN)

About Author

Related Post