YURISTGAMEINIGAMEID101

Mati Suri

Desir angin membuat gigil sekujur tubuh yang perlahan mendingin

Lara masih setia menikam jantung yang berdetak

Pikir, ada duka yang tersangkut di kepala

Semakin riuh, semakin ribut

Masih, kalimat-kalimat itu menghantui pikiranku

Membunuhku secara perlahan

Aku sadar ada salah yang tidak bisa termaafkan

 

Berdoa, aku mengucapkannya ribuan kali di depan altar semalam

Sudah lebih baik, namun kembali runtuh

Kesadaranku kembali diambil alih oleh setiap kata yang sibuk menerjang tanpa henti

 

Maaf, kata itu sudah tidak menjadi arti

Hilang, mereka yang dulu dengan lantang menyampaikan sayang memilih hilang menggantikan tualang

Membiarkan aku sendiri dalam pojok nestapa

 

Naas, kisah yang harus berakhir kandas

Kita memang bukanlah sepasang yang pantas

Tetapi terlalu banyak drama yang sudi menjahili

Akhirnya menciptakan duka kusut yang tidak terurai dengan baik

 

Benar, beberapa hal telah terlupakan dan seolah bersembunyi

Tidak lagi dapat dikatakan baik

Kau benar, aku bukanlah seseorang yang baik

Kalimat itu benar bahwa menjadi orang baik itu sulit

 

Diam, sudah tidak lagi ada kata yang bisa diucapkan

Pandangan mata merendahkan, omongan mencemooh, separuh hidup sudah menjadi mati

Kembali, aku meyakinkan diri aku tidak pantas berada di tempat ini

 

Sudahi, bahagia yang berujung perih

Cinta yang berujung pada maut

Aku perlahan mati

Tertidur dalam duka yang panjang

Tidak lagi sudi untuk bangkit

Aku kehilangan harga

 

Lupa, sudah menjadi lupa, tetapi lampau selalu setia mengingat dan bermain dengan waktu

Ia memilih mengacaukan seluruh suka yang sempat tercipta

Lalu, apa yang kau banggakan? Tidak bisakah kau menyudahi seluruh sedih?

Ribuan detik jarum jam, aku selalu membunuh diriku sendiri

Meyakinkan hati bahwa aku tidak layak mendapat seluruh sayang dan cinta

 

Maaf, kali ini aku ingin tidur

Tidur dalam balutan nestapa yang panjang

Yang mengontrol lara untuk tetap menemani setiap tetesan air mata duka

 

Bangkit, mungkin nanti

Bila lara telah sudi beranjak, nestapa telah sudi melepas

Membiarkanku menghirup aroma suka

 

Kali ini, aku ingin beristirahat sejenak

Menghilang dari wajah bumi

Bertapa di lorong waktu

Mati suri dari kehidupan

 

mzonantt.com

 

About Author

Related Post